menutup-aurat
Info

Ukhti, Menutup Aurat Itu Mudah

Tidak dipungkiri, iman seseorang mengalami fluktuasi. Selayaknya gelombang laut yang mengalami pasang surutnya begitu pula iman seseorang. Pada saat tertentu berada diatas sehingga dengan mudah dan ikhlas melaksakan perintah dan menjauhi laranganNya. Namun tak selamanya gelombang keimanan akan stabil dan tenang. Bagai sepasang sisi mata uang, suatu waktu iman berada di atas tetapi juga berada di titik terendah. Saat berada di titik terendah inilah future, kemalasan bahkan kufur nikmat patut diwaspadai. Terlebih bagi seorang ukhti muslimah. Ada perkara khusus yang tetap dijaga bagaimanapun keadaannya, salah satunya menutup aurat.

Suatu aturan dibuat olehNya bukan suatu tanpa alasan. Menutup aurat misalnya, dalam AlQuran Allah SWT berfirman :

Wahai Nabi ! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, “ Hendaklah mereka menutup jilbabnya ke seluruh tubuh mereka” Yang demikian itu agar mereka lebih mudah dikenali sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha pengampun dan Maha Penyayang. (QS Al-Ahzab :59)

Jelas sekali dalam ayat diatas bahwa menutup aurat adalah wajib bagi ukhti muslimah, tidak ada pengecualian. Dan jika merasa sebagai seorang mukmin maka wajib kita untuk menutup aurat ke seluruh tubuh (kecuali tangan dan wajah). Dalam artian bahwa menutup aurat adalah kewajiban yang tidak bisa ditinggalkan dengan alasana apapun.

Dikenali disini bahwa dia seorang muslimah berbeda dengan umat lainnya. Ada ciri khusus yaitu menggunakan jilbab sebagai penutup aurat yang tidak dilakukan oleh umat lainnya. Selain itu menutup aurat juga merupakan perlindungan bagi ukhti muslimah agar tubuhnya terhindar dari pandangan yang tidak berhak. Lebih jauh lagi, ketika ilmu pengetahuan berkembangan dan banyak penelitian, maka menutup aurat bisa menghindarkan dari penyakit kanker kulit efek buruk dari ultra violet.

Tentu dengan berbagai kemanfaatan tersebut menjadikan ukhti muslimah semakin menguatkan untuk menutup aurat. Namun bukan sesuatu kebaikan dan berbalas pahala jika tanpa ujian. Ketika seseorang meniatkan untuk menutup aurat, banyak tantangan yang dihadapinya. Tantangan itu bisa intern dari diri sendiri, keluarga lingkungan dan juga tempat kerja. Patut disayangkan jika ternyata pada akhirnya

ukhti muslimah malah kalah dengan tantangan itu dan memilih untuk membuka aurat.
Sebagai muslimah, ketika menyadari menutup aurat adalah konsekuensi dari islam tentu kita akan beruasaha untuk melaksakan. Menutup aurat sebenarnya mudah jika benar-benar meniatkan untuk menutupnya.Untuk itulah ada beberapa poin yang bisa dilakukan agar menutup aurat menjadi sesuatu yang mudah.

  1. Niat yang kuat. Jika niat sudah kuat serta berkomitmen untuk melaksanakannya akan mudah dalam melaksanakannya. Segala konsekuensi serta cobaan ketika ukhti muslimah berhijab dijadikan sebagai ujian dan semakin kuat untuk meneguhkan
  2. hatinya menutup aurat.
    Cari referensi hukum, manfaat serta ancaman bagi yang membuka aurat. Ketika dalam melakukan sesuatu dan memiliki dasar yang kuat maka dalam melakukannya pun akan semakin yakin. Bukan hanya itu saja, mengetahui juga konsekuensi bagi pelanggar perintah Allah dalam menutup aurat juga menjadi peringatan bagi yang ingin membuka aurat.
  3. Bergabung dengan komunitas syar’i yang mendukung aktifitas menutup aurat. Ibaratnya berteman dengan pedagang minyak wangi maka bau harus yang didapat. Sedangkan ketika berkumpul dengan pandai besi maka panas bahkan percikan api yang yang mengenainya. Analogi tersebut menjelaskan jika berteman dengan orang yang baik, maka kebaikan pula atau ada pengaruh baik juga yang didapatkan. Sebaliknya jika berkumpul dengan kelompok orang yang berbuat kemaksiatan maka lambat laun akan berpengaruh pula.
  4. Berdoa meminta keteguhan hati. Bagaimanapun Allah lah pemilik hidayah. Sang pembolak balik hati serta keimanan seseorang tak terkecuali ukhti muslimah dalam menutup aurat. Banyak yang kita temui orang yang awalnya penuh kemaksitan tapi karena hidayah dariNya menjadi kuat dalam keimanan. Atau ada yang sebaliknya : dari berhijab kemudian melepasnya. Maka agar hati tetap diberi kekuatan untuk tetap menutup aurat berdoa kepadanya untuk selalu memberikan rahmatNya sehingga seLalu dalam keimanan.
  5. Yakin akan ada kebaikan dalam perintahnya. Tak jarang ketika seseorang memutuskan menutup aurat banyak tantangan yang dihadapi. Baik dalam keluarga yang MEnetang atau karena factor pekerjaan yang tidak memperbolehkan untuk menutup aurat. Jika hal itu dialami, maka yakinlah bahwa keputusan menutup aurat adalah yang terbaik dan pasti ada hikmah dibalik semua itu.

Dan mengapa saya mengatakan bahwa menutup aurat itu mudah? Ingat selalu bahwa Allah tidak akan memerintahkan sesuatu diatas batas kemampuan umatnya, termasuk pada ukhti muslimah untuk menutup aurat. Jadi jika ada tantangan-tantangan dalam pelaksanaan maka itu hanya sekedar cobaan untuk naik kelas kelevel keimanan yang lebih tinggi, Jadi yuk menutup aurat dengan sempurna ukhti muslimah. Karena menutup aurat itu Mudah.

 

1 thought on “Ukhti, Menutup Aurat Itu Mudah”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *