Friends

Surat Terimaku Kasih Untuk Saudara di Palestina

Sejak pindah dari daerah di sekitar Surabaya berganti ke desa yang jauh dari kabupaten di Tuban, maka lengkaplah terhenti aktivitas dari pergerakan. Dulu ketika tinggal di kota akan mudah sekali mengikuti berbagai aksi solidaritas ketika Palestina harus berhadapan dengan Israel. Sebenarnya tak banyak juga tenaga maupun harta benda yang bisa kuberikan. Namun ketika bisa turun ke jalan atau berdoa bersama muslim lainnya yang punya kepedulian terhadap saudara di palestina ada kebahagian yang luar biasa yang tak terungkap dengan kata-kata.

Bisa dibilang terlambat jika aku menuliskan tentang Palestina. Setelah beberapa hari lalu lini masa di media social ku penuh dengan kekejaman Israel terhadap saudara ku di Palestina. Puncaknya ketika akses untuk bisa sholat di Masjid Al-Aqsa yang merupakan salah satu tiga masjid bersejarah dibatasi dan pada akhirnya kemenangan mengiriringi jutaan doa yang

Jujur  saya yang sudah lama terhenti mengikuti berita tentang Palestina akhirnya kembali menangis. Bagaimanapun kita muslim ibarad satu tubuh. Jika lengan kita sakit maka seluruh tubuh juga mengalami rasa yang sama.Bukankah mereka muslim Palestina saudara kita dalam ikatan agama?

Peran serta Palestina dalam kemerdekaan Indonesia
Syukur Alhamdulillah kita diberikan kemerdekaan oleh Allah pada tanggal 17 Agustus 1945 yang ditandai dengan Proklamasi oleh Soekarno-Hatta. Sebagai negara yang merdeka pengakuan terhadap Indonesia sebagai Negara berdaulat dari negara juga dibutuhkan. Dan negara yang mendukung kemerdekaan Indonesia yang pertama adalah Mesir dan Palestina. Bahkan orang kaya Palestina pun menyerahkan hartanya untuk membantu perjuangan kemerdekaan Indonesia. Bukan itu saja, dukungan turun ke jalanan sambil membawa bendera Indonesia sebagai wujud dukungan serta aksi solidaritas terhadap kemerdekaan Indonesia juga memenuhi Palestina.

Menjaga Masjid Suci umat islam

Saya sangat marah ketika membaca sebuah status di timeline tentang Masjid Al-Aqsa. Entah karena ketidaktahuan atau sebuah benci sehingga dengan seenaknya mengatakan  “Emang gak ada masjid yang lain di Palestina sehingga mereka rela mati demi mempertahankan Masjid Al-Aqsa?”. Di Palestina atau di dunia ini banyak sekali masjid yang lebih besar, lebih indah dan tentnya lebih aman dari Al- Aqsa. Namun nilai history tak akan bisa tergantikan dengan 1000 masjid ditempat lain. Di Masjid Al-Aqsa sanalah kiblat pertama umat islam. Al-Aqsa juga menjadi saksi perjalanan isra mi’raj Rasulullah. Masjid Al- Aqsa juga terletak di tiga kota suci umat Islam (Makkah, Madinah dan Yerusalem) juga menjadi saksi sejarah bagaimana kejamnya perang salib yang banyak umat islam dibantai di al aqsa.

Nilai history tersebut tentu harga yang tak ternilai. Maka jika saudara kita di Palestina mentaruhkan harta benda dan bahkan juga jiwa raganya untuk membela al Aqsa maka itu merupakan tanda cintanya yang amat dalam pada Islam. Sebuah bentuk jihad Fi sabilillah yang balasannya hanya jannah.

Tulisan ini adalah sebuah bentuk ungkapan terima kasih untuk saudaraku di Palestina yang telah menjaga kota suci umat Islam serta masjid Al- Aqsa. Kembali lagi kali ini aku menangis haru dan bahagia menjadi satu ketika di time line ku kembali dipenuhi dengan senyum kebahagian saudara ku di Palestina. Ya pada akhirnya Masjid Al-Aqsa bisa kembali bebas digunakan umat Islam tanpa pembatasan. Memang tak ada nilainya tulisan terima kasih ini dibanding perjuangan dan pengorbanan muslim Palestina. Namun aku berharap melalui tulisan “Ucapan terima kasih ini” menjadi bukti bahwa jalinan ukhuwah antara muslim Palestina dengan muslim lain di dunia masih akan terus ada dan abadi. Insyallah

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *