Info

5 Hal Yang Harus Dilakukan Sebelum Ramadhan

Alhamdulillah kita telah melewati nisfu sya’ban yang artinya bulan sya’ban terlalui setengah jalan. Dan setelah sya’ban merupakan bulan yang sangat di tunggu kaum muslimin. Bulan dimana pahala dilipatkan gandakan sehingga menjadi bulan “bonus” bagi yang beriman, bulan penuh keberkahan  serta ampunan. Tentu sebuah peluang ini tak akan disia- siakan begitu saja mengingat hanya satu tahun sekali Ramadhan datang. Dan tak ada jaminan di tahun berikutnya akan bisa bertemu dengan Ramadhan selanjudnya.

Tentu dengan kemulian Ramadhan, selain penuh dengan suka cita tentu juga perlu berbagai persiapan sehingga hasil yang didapatk ketika Ramadhan nantinya akan maksimal. Bahkan dahulu para syahabat menyambut ramadhan enam bulan sebelumnya karena tak ingin melewatkan berbaggai “bonus” yang Allah SWT berikan ketika Ramadhan. Namun sekarang kita mengingat Ramadhan lebih pada menu apa yang akan disajikan dalam berbuka, liburan lebaran, baju baru dan jajanan yang akan disediakan. Bukan bagaimana sebaik mungkin memanfaatkan Ramadhan sehingga memperoleh ampunan dan keberkahan.

Untuk itulah untuk menyambut Ramadhan, sebelumnya harus mempersiapkan latihan dan tindakan sehingga saat Ramadhan benar- benar datang kita telah siap mendapat keberkahannya. Ada 5 Hal yang harus dipersiapkan untuk menyambut Ramadhan ala blog inspirasiukhti

  1. Melunasi utang puasa Ramadhan sebelumnya yang belum terbayar. Sudah menjadi kodrat bahwa wanita mengalami siklus menstruasi dan memungkinkan saat bulan Ramadhan tidak bisa berpuasa. Bisa juga karena sedang bepergian atau sakit yang menyebabkan mendapatkan ruksyah (keringanan) untuk meninggalkan puasa Ramadhan dan menggantinya di bulan lainnya. Namun karena waktu yang panjang kadang malah melupakan untuk segera menggantinya hingga akan bertemu dengan bulan Ramadhan belum lunas menggati puasa yang sebelumnya ditinggalkan. Untuk itulah ketika masih ada waktu, sangat perlu berpuasa untuk menggantikan buasa yang belum terbayarkan.  Alangkah disayangkan kan jika kenikmatan puasa kita terganggu karena masih mempunyai utang puasa Ramadhan di tahun sebelumnya.
  2. Membiasakan untuk melakukan Qiyamul Lail meski dengan jumlah sedikit. Ibarat mesin tubuh kita juga perlu pemanasan untuk bisa memaksimalkan ibadah pada bulan Ramadhan. Dan salah satu ibadah sunah yang sangat dianjurkan pada bulan Ramadhan adalah Tarawih. Jumlah sholat tarawih yang lebih banyak dari jumlah sholat wajib tentu berat bagi yang tidak terbiasa. Sudah menjadi kebiasaan masjid dimana- mana akan penuh di awal bulan Ramadhan. Namun semakin hari akan berkurang dan diakhir Ramadhan menjelang Lebaran hanya beberapa shaf yang masih bertahan. Salah satu penyebabnya selain mulai disibukkan dengan keperluan lebaran juga karena tubuh tidak terbiasa sholat tarawih dan tidak ada pembiasaan jauh hari sebelum Ramadhan. Padahal jika kita mengetahui keutamaan sholat tarawih yaitu Allah SWT akan mengampuni dosa- dosanya yang telah lampau maka tak sedikitpun kita akan mengabaikan bahkan sampai meninggalkannya.
  3. Mulai memperbanyak membaca Alquran. Tentu dalam sebuah ramadhan kita punya target untuk bisa katam membaca Alquran. Agar target bisa tercapai maka mulai sekarang latihan untuk memperbanyak bacaan alquran dari yang awalnya 5 halaman perhari bisa menjadi satu juz, dari yang sudah satu juz menjadi 2 juz.
  4. Memperbaiki hati dari segala macam penyakit hati seperti permusuhan, sakit hati dan kesombongan. Sudah selayaknya bulan yang penuh hikmah kita isi dengan hati penuh kebersihan dan kelapangan. Sebelum masuk ramadhan yuk lihat hati kita masihkah ada penyakit hati sehingga menghalangi kesempatan untuk mendapatkan kemuliannya Ramadhan. Dengan hati yang bersih dalam beribadah tentu semakin nikmat sehingga kemuliaan Ramadhan semakin mudah kita dapatkan.
  5. Menyambung silaturrahim. Silaturrahim bukan tentang hari raya tapi kapan pun bisa. Akan lebih baiknya pada bulan yang suci nantinya silaturrahim kita yang terputus akibat jarak dan waktu bisa kembali tersambungkan. Mungkin karena berjauhan tak bisa bersua maka bisa dengan menelpon terlebih dahulu. Kemudian akan lebih sempurna jika silaturrahim selanjudnya kita sempurnakan dengan berkunjung ketika Idhul Fitri datang.

Tentu masih banyak yang harus kita persiapan untuk menyambut Ramadhan. Namun dengan lima poin diatas setidaknya sebagai penyemangat kita dalam menyambut Ramadhan dan mengingatkan kita akan pentingnyanya Ramadhan. Tentu suatu niatan baik tak mudah, maka anggap Ramadhan yang akan datang adalah Ramadhan terakhir kita sehingga tujuan utama dari Ramadhan yaitu ampunan dan keberkahan kita dapatkan. Amiin

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *