Friends

Inilah 5 Makanan Yang Mengingatkan Pada Kampung Halaman

Bagi perantauan seperti saya adakalanya kita rindu sekali dengan kampung halaman. Terlebih ada sesuatu yang hanya tertemui disana. Terutama keluarga kita telah banyak menghabiskan waktu bersama. Selain itu suasana kampung halaman dimana kita dibesarkan banyak melukiskan kenangan yang tak bisa tergantikan dengan tempat lainnya. Begitu pula makanan khas yang hanya ada di kampung halaman mau tak mau juga membuat rindu. Meskipun kadang banyak yang bisa membuat mirip makanan tersebut namun lagi- lagi suasana plus masakan kampung halaman sungguh tak tergantikan.

Bicara makanan, apapun yang berasal dari kampung halaman punya ruang tersendiri di hati. Tapi ada 5 makanan paling favorit bagi saya yang mengingatkan pada kampung halaman, terlebih pada sang juru masak keluarga yaitu emak tersayang.

  1. Sambal Bajak. Secara pribadi saya bukan penikmat sambal. Karena perut ini tidak mau kompromi dengan sesuatu yang berbau pedas, terlebih pada sambal. Sehingga sambal atau makanan pedas menjadi salah satu makanan blacklist jika saya pergi kemana- mana. Namun tak demikian dengan sambal bajak emak. Dari komposisi tak berbeda dengan sambal bajak pada umumnya. Yang membedakan sambal bajak emak dengan yang lainnya yaitu emak lebih banyak memberikan gula sehingga selain rasa yang tidak terlalu pedas, Asam dari tomat, gurik dari bawang merah dan bawah putih juga rasa manis yang mantap dari gula jawanya. Apalagi jika dipadukan dengan lele goreng yang kering plus daun kemangi, bikin perut ini berbunyi minta segera diisi.
  2. Tumis Kulit belinjo cabai Hijau. Di daerah saya di Kediri terdapat sentra industri rumah tangga pembuatan emping belinjo. Dari situlah, kulit buah belinjo yang tidak terpakai bisa dimanfaatkan untuk makanan lainnya. Selain bisa digunakan untuk keripik kulit belinjo yang nikmat, juga bisa digunakan untuk sayur atau tumis kulit belinjo. Biasanya jika pada musimnya dengan mudah kulit belinjo itu dijual dipedagang sayur. Dengan harga Rp.1000,- sudah bisa mendapatkan kulit buah belinjo yang cukup banyak. Biasanya emak paling suka memasakanya menjadi tumis yang dicampur dengan cabai hijau serta tempe. Masalah rasa, tak diragukan lagi kelezatannya. Yang jadi catatan, bagi yang terkena rematik tak jauh beda dengan emping belinjo, kulit belinjo ini bisa menyebabkan linu- linu.
  3. Rempeyek. Makanan yang satu ini memang sudah terkenal. Rasanya yang gurih dan kriuknya membuat orang suka padanya. Terlebih bagi penggemar pecel, biasanya rempeyek menjadi lauk pelengkapnya. Bagi saya, selain alasan rasa ada nilai histori tersendiri tentang rempeyek itu sendiri. Bisa dibilang dari jasa menjual rempeyek emak membantu keuangan keluarga, termasuk jatah uang saku ketika aku sekolah dulu. Dan karena emak sudah terkenal penjual rempeyek, maka rempeyek adalah jajanan khas keluarga yang selalu ada tiap hari raya dan favorit para tamu. Seolah sebuah warisan turun temurun, maka anak emak yang perempuan juga minimal bisa membuat rempeyek.
  4. Kue Puro. Mungkin tak banyak yang mengenal jajanan pasar bernama puro. Puro sendiri merupakan jajanan yang dalam proses pembuatan serta rasanya hampir sama dengan putu. Hanya puro dibungkus dengan daun pisang dan dibentuk menyerupai nogosari. Meskipun begitu pembuatannya memerlukan keahlian khusus terutama jika ingin kue terasa empuk tapi tak mentah. Karena proses pembuatannya yang agak susah, jarang sekali ditemui jajanan puro ini. Biasanya si pembuat adalah orang yang sudah sepuh karena diperlukan ketelatenan dan keahlian tersendiri yang jarang dimiliki kita generasi muda. Padahal secara komposisi kue puro ini tanpa pengawet, pewarna dan pemanis buatan yang tentunya sangat perlu kita lestarikan keberadaannya.
  5. Lodeh Rebung. Bisa dibilang dulu paling tidak suka ketika emak memasak lodeh rebung. Apalagi jika rebungnya besar dan dibuat sampai belendrang (masakan kemarin). Namun ketika berada di perantauan terlebih berada di kota jarang sekali menemui rebung. Jika pun ada jarang yang segar sehingga ketika dimasak menjadi kaku, atau malah terasa pahit. Beda sekali dengan emak yang mengambil sendiri di kebun dan memilih yang masih muda sekali sehingga rebung tidak keras dan nikmat.

Karena tantangan dari mbak Rienย Blogger Muslimah Sisterhoodsatu kelompok saya diย Blogger Muslimah membuat saya kangen sekali dengan kampung halaman. Bukan saja tentang makanan, suasananya dan terutama orang- orang yang sangat istimewa.

5 thoughts on “Inilah 5 Makanan Yang Mengingatkan Pada Kampung Halaman”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *