Tak Berkategori

Ada Pelangi Setelah Terjadi Badai

Sebagai seorang manusia pasti kita menginginkan hidup bahagia, damai dan sejahtera. Namun bukan kehidupan namanya kalo kita terbebas dari ujian dan muaibah. Selayaknya ingat pepatah, semakin tinggi suatu pohon maka akan semakin kencang tertiup angin. Begitu juga dengan kita. Bisa jadi semakin tinggi kemuliaan kita dihadapannya, akan mendapat ujian sebagai syarat kita untuk naik ke level keimanan selanjudnya.

Seperti kali ini ketika harus menyelesaikan tulisan tantangan dari Mbak Haeriyah di BM Sisterhood tentang “hikmah dari ujian” yang merupakan satu kelompok saya di Blogger Muslimah saya mendapatkan ujian itu sendiri. Saya yg seorang deatliner harus pusing tujuh keliling karena keyboard leptop tiba- tiba tak bisa. Seperti harimau kehilkatangan taringnya, saya tak bisa berbuat apa
. Karena sebuah komitmen untuk menyelesaikan tugas sesuai dengan jadwal yang telah di sepakati maka bisa dibilang untuk pertama kalinya saya menulis posting blog dengan menggunakan hp. Meski mata agak siwer melihat tulisan sekecil gurem, dan banyaknya tulisan yang typo namun ada bahagia tersendiri, setidaknya saya lulus ujian keyboard dan pistong tulisan.

Cerita saya atau curhat tepatnya hanya sebuah ujian sederhana yang dihadapi dalam kehidupan sehari- hari. Masih banyak ujian – ujian lain bahkan kadang jiwa harta dan benda yang menjadi korbannya. Namun apapun ujian itu selayaknya ada kemudahan setelah kesukaran, ada kebahagian setelah kedukaan dan juga setelah hujan badai datang ada pelangi yang kan menghiasi. Begitulah jika kita pandai mengambil pelajaran maka ujian seberat apapun akan ada hikmahnya.

Ada beberapa hikmah terhadap ujian yg diberikan oleh Allah kepada kita.

  1. Sebagai penghapus dosa. Dalam kalam cintaNya Allah menjelaskan bahwa siapa yang bersabar terhadap ujiannya maka akan mendapat pahala dariNya.
  2. Sebagai pendewasaan seseorang. Tak dipungkiri, ketika menghadapi ujian diperlukan keberanian untuk menyelesaikan ujian tersebut. Dan mau tak mau dalam pengambilan keputusan di tuntut untuk bersikap dewasa. 
  3. Menjadikan pribadi yg sabar. Ada kalanya dalam ujian kita harus kehilangan sesuatu yang sangat berharga dalam hidup kita. Dan ketika kita mampu melewati ujian itu maka akan menjadikan diri pribadi yang sabar. 
Yang perlu diingat, dalam menghadapi ujian adalah bagaimana kita menyikapi ujian itu sendiri. Tentu kita ingat bagaimana sabda Baginda rasul “Sungguh mulia utusan orang mukmin, ketika mendapat nikmat akan bersyukur dan ketika mendapat ujian akan bersabar. Semoga saja kita tetmasuk golongan orang- orang mukmin itu. Amiin

10 thoughts on “Ada Pelangi Setelah Terjadi Badai”

  1. Kata ust. Khalid Basalamah, jika kita ditimpa ujian ada 3 tips yg harus dipraktekkan, yaitu terima itu sebagai ujian, lalu bersabarlah dan terakhir cari solusinya. Semoga kita termasuk orang2 yg sabar. Aamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *